Dalam bidang reformasi kesehatan, Prof. Ru Kun, Kepala Departemen Patologi dan Kedokteran Laboratorium di Shandong Cancer Hospital, menyoroti tantangan besar dalam menyeimbangkan hasil diagnostik berkualitas tinggi dengan keterbatasan sumber daya. Untuk mengatasi hal ini, Shandong Cancer Hospital memfokuskan pada dua strategi utama: mengembangkan subspesialisasi dan mengadopsi pendekatan manajemen yang komprehensif untuk patologi dan pelayanan laboratorium. Pengembangan subspesialisasi memastikan tersedianya dokter yang terlatih secara komprehensif di setiap subspesialisasi untuk memberikan interpretasi ahli terhadap hasil tes, sehingga memenuhi tuntutan yang semakin meningkat dalam bidang kedokteran presisi. Selain itu, pengelolaan terpadu layanan patologi dan laboratorium menghilangkan sekat-sekat antar bidang, menghemat waktu, biaya, dan tenaga, serta meningkatkan pengembangan sumber daya manusia dengan merestrukturisasi tenaga kerja dan pelatihan untuk secara signifikan meningkatkan efisiensi.
Prof. Ru Kun juga membahas tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh penyesuaian kebijakan kesehatan, dengan menekankan pentingnya beradaptasi terhadap kemajuan dalam otomatisasi, digitalisasi, dan integrasi kecerdasan buatan (AI). Prof. Ru Kun menegaskan bahwa meskipun AI tidak akan menggantikan dokter, mereka yang mahir dalam AI pasti akan menggantikan mereka yang tidak mahir. Hal ini menggarisbawahi perlunya para profesional medis untuk beradaptasi dan menerima perubahan teknologi ini.

