Hormon steroid secara historis diukur dengan kromatografi gas spektrometri massa (gas chromatography-mass spectrometry, GC-MS), tetapi dalam beberapa dekade terakhir, kromatografi cair dengan spektrometri massa tandem (liquid chromatography with tandem mass spectrometry, LC-MS/MS) telah menjadi metode diagnostik yang lebih disukai, terutama karena fleksibilitasnya dalam penyiapan sampel.
Dalam ceramahnya di Simposium Re-imagining Mass Spectrometry, Dr. Brett McWhinney, Supervising Chief Scientist di Analytical Chemistry Unit, Pathology Queensland Australia, membahas tantangan dalam analisis steroid, cara menerapkan alur kerja LC-MS/MS di laboratorium, dan masa depan spektrometri massa klinis di bidang endokrinologi.

