Banyak laboratorium berupaya mengurangi waktu penyelesaian sambil tetap menjaga akurasi dan keselamatan. Berikut tiga pendekatan bermanfaat untuk mencapai tujuan tersebut dalam pengambilan sampel darah, berdasarkan pengalaman laboratorium kami di Hamamatsu University School of Medicine, Jepang. Untuk mengoptimalkan efektivitas operasional dan kepuasan pasien, banyak laboratorium berupaya mengurangi waktu penyelesaian (TAT) sambil tetap menjaga akurasi dan keselamatan. Berikut tiga pendekatan bermanfaat untuk mencapai tujuan tersebut dalam pengambilan sampel darah, berdasarkan pengalaman laboratorium kami di Hamamatsu University School of Medicine, Jepang.
Beralih ke kode batang yang dicetak secara otomatis
Alih-alih mengharuskan petugas flebotomi menempelkan label pasien secara manual pada tabung, pertimbangkan sistem yang secara otomatis mencetak kode batang. Sistem seperti ini memungkinkan seluruh proses pengambilan sampel darah diselesaikan dalam waktu tiga hingga empat menit per pasien, termasuk waktu yang diperlukan untuk mengganti sarung tangan. Sistem ini juga meminimalkan risiko kesalahan identifikasi pasien, yang dapat dengan mudah dicegah melalui verifikasi visual terhadap label dan kode batang yang sudah tertera pada tabung pemeriksaan.
Gunakan sistem pengangkut otomatis dan alat analisis cadangan
Sistem pengangkut otomatis mengirimkan sampel langsung ke analis untuk melakukan analisis biokimia dan imunologi otomatis secara bersamaan. Di laboratorium kami, hasilnya dikirimkan ke sistem informasi laboratorium secara online dan hasil sementara dikirimkan ke sistem informasi rumah sakit. Hasil yang terkonfirmasi kemudian dikirim setelah melalui pengendalian mutu dan pemeriksaan nilai data yang berbeda. Sebagai langkah antisipasi terhadap kegagalan peralatan, pertimbangkan untuk memiliki alat analisis cadangan yang siap digunakan guna menghindari keterlambatan besar atau hasil yang tidak andal. Meskipun metode ini memiliki kapasitas pemrosesan yang lebih rendah, keunggulannya terletak pada keandalannya. Di rumah sakit kami, keluhan dari unit klinis jarang terjadi sejak sistem seperti ini diterapkan. Sesekali, kami mengalami TAT panjang untuk sampel tertentu, namun ini umumnya merupakan kasus khusus di mana sampel mengalami presipitasi fibrin atau mengandung M-protein.
Lakukan audit TAT secara berkala
Di laboratorium kami, kami melakukan investigasi TAT dua kali setahun, masing-masing selama satu minggu, untuk memastikan bahwa kami meninjau berbagai metode pengambilan sampel yang berbeda dari hari ke hari. Audit ini memungkinkan kami mengidentifikasi titik kelemahan melalui tinjauan praktik yang ada berdasarkan data. Informasi yang dikumpulkan juga dipertukarkan antara unit klinis laboratorium dengan rumah sakit, sehingga total TAT rata-rata dibagikan secara luas.
Pentingnya menjaga kualitas layanan
Berhasil mengurangi TAT dapat membantu meningkatkan efektivitas biaya pemeriksaan laboratorium, sehingga menurunkan kontribusi terhadap total pengeluaran rumah sakit. Kuncinya, tentu saja, adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas biaya tanpa mengorbankan akurasi hasil maupun kepuasan staf laboratorium. Hal ini dapat dihindari dengan menerapkan proses yang teratur, menggunakan reagen dan perangkat berkualitas tinggi, serta membiasakan diri untuk mematuhi praktik plan–do–check–act (PDCA) ISO15189 setiap hari. Pemeriksaan yang efisien dan akurat sangatlah penting, terutama ketika diagnosis dan keputusan pengobatan bergantung pada data laboratorium. Pemeriksaan berkualitas rendah—yang tidak menggunakan metode yang tervalidasi dengan baik—mengakibatkan reprodusibilitas yang tidak memadai, rentang pengukuran yang sempit, dan kekhususan analitis yang rendah. Dampak langsungnya sering kali memakan waktu: sampel mungkin perlu diperiksa ulang untuk kontrol kualitas internal dan setelah pengenceran, dan hemolisis dapat mengharuskan pengambilan sampel darah ulang, yang keduanya merepotkan pasien serta menimbulkan biaya pemeriksaan ulang bagi rumah sakit atau sistem layanan kesehatan. Proses yang buruk juga dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang lebih luas dan berujung pada luaran pasien yang merugikan. Hasil pemeriksaan yang tidak akurat atau keterlambatan dalam penerimaannya dapat menyebabkan pasien mengalami pengobatan yang tidak perlu atau tidak memadai, komplikasi pengobatan, atau keterlambatan dalam menerima diagnosis yang tepat. Jika hasil pemeriksaan tidak andal akibat masalah pada peralatan, proses, atau tenaga kerja Anda, biaya yang timbul hampir pasti akan meniadakan manfaat dari TAT yang lebih singkat. Untungnya, pengalaman kami menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi operasional dapat dicapai tanpa mengorbankan kualitas layanan.

