Tingkat kematian pasien dengan karsinoma paru non-sel-kecil (NSCLC) menurun tajam pada tahun 2020 setelah disetujuinya sejumlah obat yang menargetkan mutasi EGFR, yang umum ditemukan pada populasi pasien Asia. Dalam webinar baru-baru ini, Dr. Noemi Reguart, seorang ahli onkologi medis di Klinik Rumah Sakit di Barcelona, menekankan pentingnya penggunaan uji biomarker sebagai alat diagnostik utama untuk mengidentifikasi pasien dengan mutasi EGFR positif. Dr. Reguart membagikan pengalamannya sebagai ahli onkologi medis dan pandangannya tentang apa arti data uji klinis terbaru bagi para dokter. Dia menekankan bahwa komunikasi yang lebih baik antara dokter dan ahli patologi sangat penting untuk mempercepat waktu pengolahan hasil diagnosis dan pada akhirnya meningkatkan pengelolaan penyakit pada pasien NSCLC. Dia menutup presentasinya dengan membahas arah perkembangan bidang ini dan menyoroti pengujian klinis yang menarik dan menjanjikan.
Tes EGFR pada kanker paru: Pemutakhiran tahun 2020 dari Dr. Noemi Reguart
Oktober 29, 2020
Artikel
Dapatkan kabar dan info terbaru dari Lab Insights
Dapatkan kabar dan info terbaru dari Lab Insights
Lainnya dalam topik yang sama
Pilih postingan terkait dari opsi di bawah ini.
Bacaan Berikutnya

