Pelaporan hasil kritis yang tepat waktu merupakan tanggung jawab penting dari sebagian besar lab klinis. Sebuah artikel pendek baru-baru ini di Annals of Clinical Biochemistry memberikan data terbaru tentang bagaimana target waktu penyelesaian (TAT) dan metode pelaporan untuk hasil kritis bervariasi antara rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, dan lab komersial swasta di wilayah Asia Pasifik.
Artikel pendek itu didasarkan pada hasil terbaru dari Asia Pacific Laboratory Benchmarking Survey, sebuah survei oleh Roche Diagnostics yang mengukur keefektifan operasional dari lab klinis di seluruh wilayah. Data survei, yang meliputi 1150+ lab dari 20 negara di seluruh wilayah, menunjukkan bahwa sebagian besar lab di daerah tersebut memiliki KPI waktu pelaporan krusial kurang dari 10 menit. Hal ini menunjukkan bahwa rumah sakit pemerintah dan swasta, rata-rata, memiliki target TAT yang lebih ketat untuk hasil kritis daripada lab komersial swasta.
Meskipun sebagian besar lab masih menggunakan panggilan telepon untuk melaporkan hasil kritis, lab komersial swasta cenderung menggunakan metode digital untuk pelaporan hasil kritis, seperti email atau aplikasi pesan seluler. Sebaliknya, rumah sakit pemerintah lebih bergantung pada sistem peringatan di stasiun perawat.
Artikel pendek ini ditulis bersama oleh Dr Tony Badrick, CEO The Royal College of Pathologists of Australasia; Dr Mohamed Saleem, Consultant Chemical Pathologist di SA Pathology di Adelaide, Australia; dan Wesley Wong, Lab Insights Consulting Manager di Roche Diagnostics Asia Pacific. Untuk membaca artikel pendek lengkapnya, lihat Waktu penyelesaian dan metode pelaporan hasil kritis di laboratorium Asia.
Artikel pendek ini adalah yang terbaru dalam serangkaian laporan berdasarkan data dan publikasi yang telah ditelaah sejawat, yang sudah dipblikasikan dengan Asia Pacific Laboratory Benchmarking Survey. Lihat lebih banyak penelitian pada bulan-bulan mendatang, termasuk kajian mendalam tentang efektivitas operasional di lab klinis Tiongkok yang akan datang. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Wesley Wong ([email protected]).

