Pemeriksaan Koagulasi Pediatrik: Rentang Acuan Berdasarkan Usia
Setiap dokter anak akan mengatakan bahwa anak-anak bukan sekadar “orang dewasa kecil” — fakta bahwa mereka sedang tumbuh dan berkembang berarti sistem tubuh mereka memproses berbagai hal secara berbeda dibandingkan tubuh orang dewasa. Masuk akal bahwa perbedaan antara metabolisme anak dan orang dewasa ini berdampak pada nilai‐nilai laboratorium. Sebagian besar pemeriksaan laboratorium umum memiliki batas nilai normal yang berbeda antara anak-anak dan orang dewasa, termasuk pemeriksaan darah lengkap, koagulasi, kimia darah dan prokalsitonin. Dalam sebagian besar kasus, terdapat beberapa kelompok usia dengan nilai ambang yang berbeda, sehingga memperhatikan usia pasien bisa menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan apakah hasil termasuk abnormal.
Pembekuan darah
Beberapa referensi membagi rentang nilai acuan menjadi enam atau lebih kelompok usia untuk hasil normal pada anak-anak. Contoh utama perbedaan rentang nilai normal pada pemeriksaan laboratorium anak dapat ditemukan pada uji koagulasi, seperti prothrombin time (PT) dan activated partial thromboplastin time (aPTT). Jika rentang acuan untuk orang dewasa digunakan pada pemeriksaan koagulasi seperti PT dan aPTT, sebanyak 30% anak usia 1–10 tahun akan dianggap abnormal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan pemeriksaan lanjutan–atau diagnostik yang tidak diperlukan Untuk pemeriksaan ini secara khusus, nilai normal tidak hanya bergantung pada usia setelah kelahiran, tetapi juga pada usia kehamilan bagi bayi yang lahir prematur [1]. 
Kimia darah
Pemeriksaan kimia darah memberikan informasi untuk menentukan pemeriksaan lanjutan dan pengujian tambahan pada berbagai penyakit. Karena nilai normal dapat berbeda secara signifikan untuk fungsi ginjal, fungsi hati, profil zat besi, dan pemeriksaan lainnya berdasarkan usia anak, menggunakan nilai ambang yang akurat sesuai usia pasien merupakan hal yang penting.
Beberapa pemeriksaan umum, seperti fosfor anorganik dan kalium, bahkan memiliki rentang normal yang dapat berubah dari hari ke hari pada bayi baru lahir. Sebagai contoh, bayi dengan kadar kalium 3,2 mmol/L dianggap normal pada minggu pertama kelahiran, tetapi berada di bawah batas bawah pada minggu kedua kelahiran.
Selain itu, perbedaan umum antara rentang acuan laki-laki dan perempuan pada orang dewasa pada kasus tertentu juga berlaku pada anak-anak. Sebagai contoh, nilai alanin aminotransferase (ALT) sebesar 8 U/L pada bayi berusia 10 hari adalah normal untuk bayi perempuan, tetapi berada di bawah rentang acuan untuk bayi laki-laki.
Memudahkan penggunaan nilai acuan berbasis usia di laboratorium Anda
Jika laboratorium Anda belum memiliki praktik standar untuk memeriksa usia pasien sebelum melaporkan hasil, berikut beberapa kiat yang dapat diterapkan:
-
-
- Konsultasikan dengan organisasi mutu laboratorium atau kelompok praktik profesional di negara Anda untuk memperoleh rentang acuan pediatrik terbaru bagi seluruh pemeriksaan yang dilakukan oleh laboratorium Anda.
- Untuk mendapatkan pembaruan mengenai inisiatif rentang acuan pediatrik [3] di seluruh dunia, tinjau sumber daya yang dibuat oleh Gugus Tugas Kedokteran Laboratorium Pediatrik—bagian dari Federasi Internasional Kimia Klinis dan Kedokteran Laboratorium.
- Pasang tabel rentang acuan berbasis usia untuk pemeriksaan umum di tempat yang mudah terlihat. Sebagai contoh, simpan tabel tersebut di dinding dekat peralatan laboratorium atau stasiun pelaporan Anda. Publikasi akses terbuka menyediakan tabel lengkap dan terbaru mengenai rentang normal pediatrik untuk puluhan pemeriksaan umum [4].
- Jika Anda menggunakan sistem pelaporan hasil otomatis, pastikan bahwa program tersebut melaporkan temuan berdasarkan rentang acuan yang sesuai dengan usia.
- Latih staf Anda mengenai perbedaan antara rentang acuan pediatrik dan dewasa. Dengan mengajarkan mereka tentang perbedaannya—dan menunjukkan bagan nilai ambang—Anda dapat membantu menjaga topik ini tetap menjadi perhatian utama.
- Tambahkan pemeriksaan usia ke dalam protokol jaminan mutu atau daftar periksa pelaporan laboratorium Anda (seperti daftar periksa dari Organisasi Kesehatan Dunia [5]) Hal ini akan memastikan bahwa semua hasil ditinjau berdasarkan usia pasien. Jika pasien adalah anak-anak, hasil juga harus diperiksa berdasarkan rentang acuan pediatrik sebelum menghubungi dokter atau mengirimkan hasil.
-
Dengan menerapkan strategi sederhana ini untuk pemeriksaan koagulasi pediatrik, Anda dapat menghemat biaya, mengurangi stres, dan waktu yang tidak perlu bagi pasien maupun dokter. Selain itu, Anda dapat merasa yakin bahwa Anda telah mengikuti standar terbaru untuk pelaporan laboratorium pediatrik—serta menghemat sumber daya laboratorium untuk pemeriksaan lanjutan yang benar-benar diperlukan.
Referensi:
[1] Lanzkowsky’s Manual of Pediatric Hematology and Oncology 6th edition
[2] Sosothikul, D. et al., 2012. Reference values for thrombotic markers in children. Blood Coagulation & Fibrinolysis, 23(3), pp. 208-211.
[3] IFCC Paediatric Reference Range Initiatives. https://www.ifcc.org/ifcc-emerging-technologies-division/etd-committees/c-etplm/paediatric-reference-range-initiatives/
[4] Paediatric normal laboratory values, Appendix B.
[5] World Health Organisation Laboratory Quality Stepwise Implementation tool checklist
Artikel ini didasarkan pada presentasi: Value of Laboratory for Pediatrics pada Roche Scientific Days 2018: Empowering Lab Leadership to the Next Level di Dusit Thani Hua Hin, Thailand.

