Pada 11 April 2020, Dr. Bi Jie HU, Profesor dan Kepala Departemen Penyakit Infeksi serta Manajemen Infeksi Rumah Sakit di Zhongshan Hospital, memberikan presentasi video mengenai pengalamannya baru-baru ini sebagai klinisi selama berlangsungnya wabah COVID-19 di Tiongkok. Presentasi tersebut memuat komentar berharga mengenai bagaimana Zhongshan Hospital, sebuah institusi pendidikan tersier utama yang berafiliasi dengan Fudan University di Shanghai, mengembangkan protokol diagnosis dan pengobatan untuk menghadapi pandemi COVID-19, serta berbagi kasus klinis untuk menyoroti pendekatan mereka yang terus berkembang dalam menangani krisis tersebut. Pengalaman Dr. Hu menyoroti peran penting yang dimainkan diagnostik laboratorium dalam penanganan wabah di Tiongkok selama beberapa bulan terakhir, termasuk rincian mengenai hal-hal berikut:
- Pertimbangan mengenai cara mengimplementasikan RT-PCR, sekuensing gen virus, dan pengujian antibodi serum untuk deteksi COVID-19.
- Bagaimana Zhongshan dan rumah sakit lainnya menggunakan pencitraan paru untuk melengkapi pemeriksaan laboratorium untuk COVID-19.
- Pentingnya penanda biologis seperti IL-6 dan CD4 untuk mendukung pemantauan progresi penyakit serta penatalaksanaan kasus berat dan kritis.
- Protokol pemulangan pasien, termasuk persyaratan diagnostik di Tiongkok.
Presentasi Dr. Hu merupakan bagian dari webinar yang lebih luas yang diselenggarakan bersama oleh Asia Pacific Association of Critical Care Medicine (APACCM) dan Roche Diagnostics. Webinar tersebut juga mencakup presentasi mengenai implikasi klinis respons imun inang pada pneumonia COVID-19 berat, yang disampaikan oleh Dr. Xie Li Xin, Profesor dan Kepala Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Intensif di People’s Liberation Army General Hospital, Beijing, Tiongkok. Tonton presentasi Dr. Hu di bawah ini (atau kunjungi tautan ini untuk melihat keseluruhan webinar, termasuk presentasi kedua oleh Dr. Xie, serta sesi tanya jawab bersama para pembicara).

