Di Vietnam, 65% individu yang didiagnosis dengan karsinoma hepatoseluler (HCC) berada pada stadium lanjut, dengan angka kelangsungan hidup 5 tahun kurang dari 5%. Sementara pemantauan HCC di Vietnam bergantung pada penggunaan ultrasonografi + AFP, metode ini memiliki keterbatasan dalam mendeteksi HCC pada tahap awal.
Sebagai Manajer Laboratorium di MEDIC Center, kelompok laboratorium swasta terbesar di Vietnam Selatan, Dr. Bao Toan Nguyen menerapkan PIVKA-II untuk meningkatkan deteksi dini HCC, jenis kanker yang paling umum di Vietnam.
Dalam Tanya Jawab ini, Dr. Nguyen membagikan pengalamannya dalam menggunakan penanda biologis serum PIVKA-II dan AFP untuk diagnosis dini serta pemantauan HCC. Ia juga membagikan beberapa studi kasus yang menyoroti nilai klinis dari pendekatan ini.
Video ini pertama kali ditayangkan di Clinicalvalue.com. Video dengan transkrip penuh juga dapat dilihat di sini.
