Interferensi imunoasai: Fakta, wawasan, dan pendekatan pragmatis

Mei 8, 2019 Bullet Artikel

Presentasi lengkap oleh Dr. Nam K. Tran yang disampaikan kepada para pemimpin layanan kesehatan dan kedokteran laboratorium pada acara Roche Efficiency Days (RED) 2018: REDefining Perspectives di Guangzhou, Tiongkok. Zat pengganggu berperan sebagai faktor perancu dalam pemeriksaan laboratorium. Zat pengganggu tersebut dapat bersifat endogen maupun eksogen. Interferensi endogen dapat disebabkan oleh kondisi fisiologis pasien. Sebaliknya, interferensi eksogen yang umum meliputi obat-obatan dan faktor lingkungan. Imunosai secara inheren rentan terhadap berbagai jenis zat pengganggu. Fibrin, antibodi heterofilik, reaktivitas silang metabolit, dan obat-obatan hanyalah beberapa contohnya. Penerapan proses proaktif yang didukung oleh edukasi pasien/dokter serta pemahaman mengenai prevalensi interferensi dalam suatu populasi merupakan prinsip inti yang membantu tenaga laboratorium mencegah dan/atau menangani interferensi imunoasai secara efektif. UC Davis Health menerapkan prinsip-prinsip ini dalam menangani interferensi biotin pada imunoasai. Satu pendekatan saja tidak cukup untuk menangani interferensi imunoasai. Mengembangkan sistem proaktif untuk mengidentifikasi interferensi sebelum pemeriksaan dilakukan, memahami populasi masing-masing rumah sakit dan prevalensi interferensi yang sudah diketahui, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai interferensi, merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan ini dengan sukses.

Lainnya dalam topik yang sama

Pilih postingan terkait dari opsi di bawah ini.

Rekomendasi topik

SekuensingMERAH 2020Penyakit langka
Bacaan Berikutnya
Scroll to Top