Evolusi biopsi cair dalam pengujian EGFR untuk kanker paru-paru

Nopember 12, 2020 Bullet Artikel

Selama dua dekade terakhir, para dokter dan laboratorium semakin memahami perubahan genomik pada kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC). Dengan banyaknya pengetahuan ini, muncul kebutuhan untuk mengadaptasi protokol guna mengoptimalkan pengujian untuk diagnosis dan pengobatan penyakit. Dalam kolaborasi webinar baru-baru ini antara AstraZeneca dan Roche Diagnostics Asia Pacific, Dr. Chih-Hsi Kuo, direktur Departemen Kedokteran Toraks di Rumah Sakit Memorial Chang Gung di Taiwan, berbagi pengalaman klinisnya menggunakan metode biopsi cair. Dr. Kuo menyoroti empat keuntungan utama dari pendekatan ini: 1.    Mengatasi isu heterogenitas tumor 2.   Melengkapi biopsi jaringan tradisional dalam pengujian dan menemukan mutasi T790M 3.   Berkontribusi dalam studi perubahan genomik yang rumit setelah resistensi obat muncul 4.   Mendeteksi penyakit residu minimal pada kasus kambuhnnya penyakit atau sebagai indikator kanker lainnya Tonton presentasi lengkap di bawah ini.

Lainnya dalam topik yang sama

Pilih postingan terkait dari opsi di bawah ini.

Rekomendasi topik

SekuensingMERAH 2020Penyakit langka
Bacaan Berikutnya
Scroll to Top