N Health Thailand: Inovasi Lab Berkelanjutan dan Penciptaan Nilai

Juni 18, 2019 Bullet Artikel

Pendahuluan – N Health Thailand

Dengan lebih dari 30 persen pasar laboratorium diagnostik di Thailand dan kehadiran yang terus meningkat di Myanmar dan Kamboja, N Health [1] adalah pemimpin pasar regional dengan pembiayaan yang mantap dan reputasi yang telah mapan. Perusahaan juga mengejar usaha-usaha baru yang bertujuan mendorong pertumbuhan lebih lanjut dan memastikan perusahaan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar di masa depan.

Menurut Narongrid Galaputh, Managing Director N Health, banyak dari usaha ini akan memposisikan perusahaan untuk memainkan peranan yang lebih langsung dalam pelayanan pasien dan meningkatkan nilai keseluruhan sistem pelayanan kesehatan. Sistem ini memanfaatkan beragam kemampuan perusahaan dalam jasa laboratorium, pengelolaan rantai pasokan, pengendalian infeksi dan rekayasa biomedis, serta operasi rumah sakit dan ritel perusahaan induknya, Bangkok Dusit Medical Services (BDMS).

Narongrid Galaputh
Narongrid Galaputh, CEO, N Health Thailand Bangkok Dusit Medical Services PLC

Perjalanan menjadi pemimpin pasar

N Health dimulai sebagai sebuah divisi pelayanan internal BDMS, grup rumah sakit swasta terbesar di Thailand, di mana Galaputh juga memegang jabatan sebagai CEO Non-Hospital Services. Setelah bergabung dengan perusahaan sekitar dua belas tahun yang lalu, ia langsung melakukan perubahan unit laboratoriumnya dan merevitalisasi model bisnisnya.

“Ketika saya mulai dengan BDMS, laboratorium kami hanya dimiliki oleh rumah sakit, dan peralatan serta proses kami tersebar di beberapa tempat,” kata Galaputh. “Memiliki latar belakang manajemen rantai pasokan, saya ingin membangun skala, dan dimulai dengan menggabungkan laboratorium-laboratorium kami ke dalam satu entitas di bawah N Health.”

Konsolidasi ini membantu N Health efektif melayani perusahaan induknya, yang sekarang menjalankan lebih dari 40 rumah sakit di enam merek yang berbeda di Thailand dan Kamboja. Konsolidasi ini juga membantu N Health untuk mulai menawarkan jasa laboratorium kepada penyedia lainnya di sektor publik, serta meluncurkan usaha yang sepenuhnya baru yang memungkinkan kontak lebih dekat dengan pasien dan dokter.

Salah satu bisnis baru tersebut adalah layanan laboratorium B2C yang memungkinkan pasien membuat janji temu online dan langsung datang ke laboratorium N Health untuk menjalani tes mereka. “Kami ingin klien datang ke lab kami untuk bertanya dan dilayani, ” kata Galaputh. “Sebagian besar hasil kami tetap digunakan terutama oleh para dokter, namun kami menawarkan aplikasi ponsel yang memungkinkan pasien memeriksa hasil lab mereka dan mengakses konten kesehatan.”

N Health juga mengelola apotek, yang digunakan sebagai saluran bagi keterlibatan pasien dan pemberian pelayanan laboratorium, serta “Kesehatan di Rumah”, operasi perawatan di rumah yang melayani pengumpulan spesimen dan tes lab bagi pasien disabilitas.

Visi Galaputh ke depan

Setelah berhasil menjadikan N Health sebagai pemimpin dalam pasar jasa laboratorium Thailand, tujuan barunya adalah meningkatkan visibilitas dan nilai pekerjaannya dengan menemukan cara untuk terlibat lebih langsung dengan pasien, dokter dan pemangku kepentingan layanan kesehatan lainnya.

“Nilai utama diagnostik harus diukur dari manfaatnya bagi para pasien,” jelas Galaputh. “Teknolog medis benar-benar mengetahui banyak tentang pasien, bahkan terkadang lebih dari dokter, jadi kami memiliki peluang yang jelas untuk berinteraksi lebih banyak dengan pasien dan meningkatkan nilai pekerjaan kami.”

Galaputh melihat transformasi digital sebagai cara untuk mencapai tujuan ini. Perusahaannya memiliki departemen Efisiensi Digital (DE) yang bekerja khusus untuk memastikan bahwa perusahaan tetap menjadi pemimpin platform digital. Departemen ini mempekerjakan 25 orang, yang sebagian besar di antaranya memiliki latar belakang IT, termasuk 10 yang berfokus pada infrastruktur (sisanya tersebar di berbagai unit bisnis N Health).

Namun, walaupun dengan tim internal besar yang berfokus pada inovasi digital, Galaputh mengakui bahwa kemitraan eksternal akan menjadi penting untuk terus membangun kemampuan teknologi guna mewujudkan tujuan bisnis yang lebih luas: “Kita harus berbicara tentang penciptaan nilai bersama antara pemilik teknologi dengan penyedia jasa yang membantu kita berperan lebih sentral dalam pengalaman pasien. Kita semua berada di sisi yang sama dalam masalah kritis ini.”

[1] Solusi Layanan Kesehatan N Health 


Artikel ini didasarkan pada interview bulan Februari 2019 dengan Narongrid Galaputh, Managing Director dari N Health dan CEO Non-Hospital Group di Bangkok Dusit Medical Services (BDMS), serta presentasinya di Hari Efisiensi Roche (RED) 2017.

Lainnya dalam topik yang sama

Pilih postingan terkait dari opsi di bawah ini.

Rekomendasi topik

SekuensingMERAH 2020Penyakit langka
Bacaan Berikutnya
Scroll to Top